mobile coupons amazon offers today

offers shopclues coupon today

coupons flipkart mobile offer

coupons myntra sale

Home / Testimoni / Testimoni Bawang Dayak untuk Kesehatan

Testimoni Bawang Dayak untuk Kesehatan

testimoni bawang dayak untuk kistaTestimoni Bawang Dayak untuk Kesehatan | Sebagai usaha mengobati berbagai penyakit, bidang kesehatan terus melakukan terobosan pengobatan medis. Di sisi lain, pengobatan tradisional dengan memanfaatkan tanaman herbal juga mengalami peningkatan. Hal tersebut didukung dengan banyak muncul penelitian mengenai khasiat berbagai tanaman bagi kesehatan. Meski berawal dari pengalaman sehari-hari masyarakat, khasiat tanaman tersebut memang terbukti manjur.

Salah satunya adalah bawang dayak yang banyak tumbuh liar di Kalimantan. Masyarakat lokal Kalimantan pun telah memanfaatkan bawang dayak untuk keperluan memasak hingga mengobati penyakit baik yang ringan maupun kronis. Meski anggapan bawang dayak berasal dari Kalimantan, sebenarnya asal muasalnya adalah dari Amerika Serikat.

Manfaat bawang dayak sudah cukup banyak dirasakan langsung, sehingga terdapat beberapa testimoni bawang dayak. Tak hanya menyembuhkan penyakit ringan seperti magh, bawang dayak juga ampuh mengobati berbagai macam kanker, hipertensi, hingga diabetes. Tanaman yang dapat ditanam di tanah dengan ketinggian tersebut dapat dikonsumsi secara langsung, maupun pengolahan. Pengolahan bawang dayak dapat disesuaikan dengan selera konsumen, mlai dari serbuk, rebusan, hingga kapsul

Testimoni Bawang Dayak dari Penderita Mioma

Salah satu testimoni bawang dayak pernah diungkapkan majalah Trubus. Heriyani (48 tahun) mengetahui tumbuhnya benjolan di rahimnya saat ia melakukan general check up rutin tahunan. Karena benjolan tersebut, banyak dokter yang menyarankannya untuk operasi, sementara Ia sendiri sangat takut untuk operasi. Sehingga dengan keadaannya seperti itu, Heriyani hanya membiarkan benjolan itu hingga 3 tahun.

Benjolan yang tumbuh dalam rahim Heriyani dikenal dengan istilah mioma. Mioma sendiri merupakan sebutan untuk tumor jinak pada dinding rahim.dr Tri Kurniasari, Peneliti di Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Solo, melaporkan angka kejadian mioma pada perempuan di atas 35 tahun mencapai 40%. Untuk ukuran maupun bobot tumor bervariasi tergantung tingkat pertumbuhan. Bila terus membesar, lazimnya petugas medis akan mengangkat mioma, dalam beberapa kasus juga dilakukan pengangkatan rahim.

Pada akhirnya, Heriyani mendapatkan titik terang dengan memanfaatkan bawang dayak. Hal tersebut didapatkannya saat salah seorang temannya menceritakan khasiat tanama herbal tersebut. Sehingga Heriyani memutuskan untuk mengkonsumsi bawang dayak. Untuk pengolahannya, Heriyani mengiris 7 umbi bawang dayak. Irisan tersebut direbus dalam 3 gelas air mendidih sehingga didapatkan 2 gelas air rebusan. Heriyani rutin meminum rebusan bawang dayak setiap pagi dan sore hari. Dalam sebulan, Heriyani dapat menghabiskan satu kilogram bawang dayak.

Setelah menjalani pengobatan herbal, Heriyani kembali ke rumah sakit untuk memeriksa kesehatannya. Di luar dugaan, pemeriksaan kesehatan memberitahunya bahwa mioma dalam rahimnya telah hilang. Sayannya, penelitian terhada kegunaan bawang dayak untuk mioma masih terbatas. Meski demikian dr Dwi Aris Agung Nugrahaningsih dari bagian Farmakologi dan Toksikologi Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada melakukan riset. Hasil riset menyebutkan bawang dayak mengandung kuinon yang bersifat sitotoksik alias menghambat pertumbuhan dan perkembangan sel kanker darah, payudara, dan rahim.

Bukti Khasiat Bawang Dayak bagi Stroke

Pemanfaatan bawang dayak masih terus digali oleh para herbalis. Salah satu testimoni bawang dayak menyebutkan umbi itu juga ampuh membantu pasien stroke. Salah satu herbalis dari Bogor, Valentina Indrajati menyatakan bawang dayak ampuh dalam memulihkan metabolisme gula darah. Valentina kerap memadukan bawang dayak dengan dandang gendis.
Lukas Tersono Adi, herbalis dari Tangerang, biasa meramu bawang dayak bersama dengan tapakliman, dan pegagan. Ramuan tersebut diberikan untuk pasien dengan bobot tubuh di atas 50 kg dengan porsi 5 gram bawang dayak. Bahan tersebut direbus dalam 5 gelas air, hingga didapatkan air rebusan. Herbalis Prapti Utami menyarankan dalam mengkonsumsi bawang dayak, pasien melakukan konsultasi dengan herbalis jika ramuannya dipadukan dengan tanaman herbal lain.

Bawang Dayak Turunkan Darah Tinggi

Khasiat bawang dayak tak hanya ramai dibicarakan di kalangan masyarakat, namun juga telah didokumentasikan dalam sebuah buku. Buku Bawang Dayak Si Umbi Ajaib Penakluk Aneka Penyakit yang terbit di bawang naungan penerbit AgroMedia Pustaka membahas secara tuntas tentang bawang dayak ini. Buku yang ditulis oleh Ni Luh Indrawati, S.Farm., Apt. dan Razimin, S.Si., Apt, tersebut menjelskan seluk beluk bawang dayak, pembahasan ilmiah, manfaatnya dalam bidang kesehatan, pemaparan teknik peracikan untuk pengobatan, hingga jenis ramuan yang dapat dibuat hingga bermanfaat untuk mengobati 23 jenis penyakit. Ada pun 23 jenis penyakit ringan dan berat yang disebutkan dalam buku adalah kanker, diabetes, jantung, hipertensi, hepatitis, TBC, bronkitis, sinusitis, radang, asam urat, rematik, infeksi, gondok, pencernaan, ambeien, nyeri haid, bisul, kewanitaan, dan peningkat gairah seksual.

Seperti yang dipaparkan Riyadi yang mengalami sendiri manfaat bawnag dayak pada saat ia mengalami hipertensi. Tekanan darahnya pernah sampai 160/90 mmHg, sehingga membuat tubuhnya mudah lelah dan berwajah pucat.

Menurut data Kementerian Kesehatan (2011), hipertensi menjadi penyakit ke-7 dari 10 besar penyakit dengan rawat inap terbanyak di rumah sakit. Hipertensi sendiri terbagi menjadi dua jenis berdasarkan penyebabnya, yakni hipertensi primer dan hipertensi sekunder. Hipertensi primer adalah hipertensi yang disebabkan karena faktor keturunan. Sedangkan penyebab hipertensi sekunder cukup beragam seperti sakit ginjal, pola makan tidak sehat, dan stres. Tekanan darah yang tinggi tidak terkendali dapat merusak dan melemahkan pembuluh darah arteri sehingga menyumbat aliran darah ke otak. Pada beberapa kasus, hipertensi dapat menyebabkan stroke kalau pembuluh darah di otak pecah.

Riyadi sendiri mengalami hipertensi sekunder. Ia mengalami perkembangan akan kesehatan tubuhnya saat ia rajin mengkonsumsi bawang dayak. Riyadi sendiri mendapatkan bawang dayak dari pemasok asal Cibubur. Setelah rajin mengkonsumsi, tekanan darahnya menurun menjadi 130/80 mmHg. Hasil tersebut ia dapatkan setelah ia memakan satu siung bawang dayak selama dua hari saja.

Ampuh Sembuhkan Diabetes

Testimoni bawang dayak berdasarkan pengalaman Riyadi dibenarkan oleh dr Prapti Utami, herbalis dari Bintaro. dr Prapti Utami mengungkapkan bawang dayak memang pilihan yang tepat karena mengandung senyawa triterpenoid, steroid, dan alicyn yang dikandungnya bekerja sinergis melenturkan pembuluh darah. “Hipertensi membuat pembuluh darah kaku sehingga aliran darah di tubuh dari dan ke jantung bertekanan tinggi,” katanya.

Berbeda dengan dr Prapti Utami, herbalis dari Bogor, Valentina Indrajati mengungkapkan bawang dayak memiliki efek antioksidan yang memiliki peran mengatasi penyempitan dan berkurangnya elastisitas pembuluh darah. Valentina kerap mengombinasikan bawang dayak dengan daun sembung, adas, dan kulit manggis untuk mengatasi hipertensi.

Diceritakan oleh majalah Trubus, Sudarmadji (53 tahun) memanfaatkan bawang dayak saat ia mengetahui dirinya mengidap diabetes. Kebiasaannya yang mengkonsumsi 4 gelas teh manis setiap hari ternyata membuat gerahamnya bergeser ke kanan. Setelah mengalami wajah pengo tersebut, Sudarmadji memeriksakan kadar gulanya, dan didapatkan hasil 500 mg/dl. Sudarmadji menyiasati dengan mengkonsumsi 2 kapsul bawang dayak 3 kali sehari. Setelah 1, bulan mengkonsumsi, Sudarmadji merasakan wajahnya berangsur-angsur kembali menjadi normal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *