mobile coupons amazon offers today

offers shopclues coupon today

coupons flipkart mobile offer

coupons myntra sale

Home / Khasiat Bawang Dayak / Autisme / Khasiat Bawang Dayak, Redakan Sembelit Sampai Autisme

Khasiat Bawang Dayak, Redakan Sembelit Sampai Autisme

Khasiat Bawang Dayak, Redakan Sembelit Sampai AutismeKhasiat Bawang Dayak, Redakan Sembelit Sampai Autisme | Memiliki nama ilmiah Eleutherine palmifolia, bawang dayak yang diketahui masyarakat berasal dari Kalimantan ini sebenarnya berasal dari Amerika. Meski demikian, bawang dayak tumbuh liar di sekitar pemukiman warga. Untuk itu pula, masyarakat lokal Kalimantan juga terbiasa memanfaatkan bawang dayak untuk berbagai keperluan, mulai dari keperluan dapur hingga obat herbal. Pemanfaatan oleh penduduk lokal antara lain sebagai obat aneka penyakit, antara lain sembelit, disuria, radang usus, disentri, luka, bisul, muntah, hingga penyakit kuning.

Bawang dayak berwarna merah, berbentuk bulat telur memanjang, tidak berbau namun memiliki rasa pahit. Umbinya berlapis yang terdiri dari 5-6 lapisan dengan panjang umbi 4-5 cm dan diameter 1-3 cm. Pemanfaatan bawang dayak sebagai obat herbal mulanya sangat sederhana. Bawang dayak dikonsumsi sebagai lalapan menemani makanan sehari-hari. Namun seiring perkembangannya, bawang dayak diolah menjadi berbagai bentuk untuk mempermudah bagi para konsumen. Mulai dari direbus, dibuat menjadi serbuk hingga manisan dapat dipilih sebagai cara mengolah bawang dayak. Seiring kebutuhan konsumen, bawang dayak mulai diproduksi massal dan dijual dalam bentuk kapsul.

Meski demikian, terdapat olahan bawang dayak yang disarankan para herbalis, yakni simplisia. Simplisia merupakan cara pengeringan bawang dayak. Selama proses pengeringan simplisia, kadar air dan reaksi-reaksi zat aktif dalam bahan akan berkurang.

Proses pembuatan simplisia umbi bawang dayak terbilang mudah yakni dengan cara pengeringan harus dilakukan cepat, memakai suhu yang tidak terlalu tinggi. Umumnya, suhu yang dipakai untuk pengeringan antara 40-60 derajat celcius dengan kadar air 10%. Hal ini dikarenakan, penggunaan suhu tinggi dapat berakibat perubahan kimia pada kandungan senyawa aktifnya. Sebelum dikeringkan, pastikan pengaturan ketebalan pemotongannya, sehingga diperoleh tebal irisan seragam dan tidak rusak selama pengeringan.

Pengolahan bawang dayak menjadi simplisia juga diteliti untuk membuktikan khasiat bawang dayak. Salah satunya adalah penelitian di Fakultas Farmasi ITB Bandung yang mengkaji pengaruh pengolahan simplisia terhadap kandungan metabolit utama bawang dayak. Didapatkan hasil, bawang dayak dapat digunakan langsung secara segar atau dikeringkan. Agar didapatkan khasiat yang maksimal, sebaiknya bawang dayak diperoleh ketika pertumbuhannya mencapai puncak vegetatif, yaitu ketika baru muncul kuncup bunga.

Dipenuhi Senyawa yang Bermanfaat

Kini telah cukup banyak penelitian mengenai khasiat bawang dayak bagi kesehatan. Salah satunya adalah hasil skrining fitokimia yang mengungkapkan bawang dayak berguna sebagai antimelanogenesis dan antioksidan. Fungsi antoksidan adalah sebegai penangkal radikal bebas. Radikal bebas adalah molekul yang sangat reaktif karena memiliki elektron yang tidak berpasangan dalam orbital luarnya sehingga dapat bereaksi dengan cara mengikat elektron molekulsel tersebut (Wijaya, 1996).

Senyawa antioksidan yang dihasilkan dari tumbuhan seperti vitamin C, vitamin E, karoten, golongan senyawa fenolat terutama polifenol dan flavonoid diketahui berpotensi mengurangi resiko penyakit degeneratif tersebut (Prakash, 2001; Okawa et al., 2001). Umumnya, penggunaan antioksidan alami dianggap lebih aman karena diperoleh dari ekstrak tumbuhan. Antioksidan alami yang terdapat pada tumbuhan antara lain kelompok flavonoid berupa senyawa polifenol.

Selain itu, bawang dayak juga mengandung senyawa golongan alkaloid, flavonoid, steroid (triterpenoid), glikosida, glikosida antrakinon, dan saponin.Senyawa flavonoid adalah salah satu golongan fenol alami yang mampu mengobati gangguan hati, menghambat pendarahan, antihipertensi, antivirus, antiinflamasi, dan bersifat sitotoksik. Dengan itu, fakta tersebut mendukung secara farmakologi bahwa tanaman bawang dayak terbukt imengandung senyawa flavonoid, maka akan berpeluang besar menjadi obat tradisional.

Ada pun senyawa aktif dalam bawang dayak adalah alisin. Senyawa alisin bermanfaat menurunkan tekanan darah dan menurunkan kekentalan darah. Bawang dayak juga dipenuhi antosianin, yakni jenis senyawa pewarna alami yang memberi warna merah pada umbi.

Khasiat yang Beragam

Khasiat bawang dayak telah dibuktikan dengan penelitian ilmiah, namun juga telah dipublikasikan menjadi buku. Salah satunya adalah buku berjudul Bawang Dayak Si Umbi Ajaib Penakluk Aneka Penyakit yang ditulis oleh Ni Luh Indrawati, S.Farm., Apt. dan Razimin, S.Si., Apt. Buku yang diterbitkan oleh AgroMedia Pustaka tersebut membahas secara tuntas tentang bawang dayak ini.

Pembahasan dimulai dengan pengenalan segudang manfaat bawang dayak, pemaparan ilmiah bawang dayak, manfaat bawang dayak untuk menumpas aneka penyakit, teknik peracikan untuk pengobatan tradisional, serta ramuan bawang dayak. Ramuan bawang dayak dapat dimanfaatkan untuk 32 jenis penyakit ringan dan berat, seperti kanker, diabetes, jantung, hipertensi, hepatitis, TBC, bronkitis, sinusitis, radang, asam urat, rematik, infeksi, gondok, pencernaan, ambeien, nyeri haid, bisul, kewanitaan, dan peningkat gairah seksual.

Khasiat bawang dayak yang paling banyak dicari adalah menyembuhkan kanker. Manfaat tersebut dikarenakan bawang dayak mengandung senyawa naphtoquinonens dan turunannya seperti elecanacine, eleutherine, eleutherol, eleuthernone. Manfaat naphtoquinones antara lain sebagai antimikroba, antifungal, antivirial dan antiparasitik. Di sisi lain, naphtoquinones memiliki bioaktivitas sebagai antikanker dan antioksidan yang biasanya terdapat di dalam sel vakuola dalam bentuk glikosida.

Khasiat Bawang Dayak sebagai Pereda Autisme

Khasiat Bawang Dayak sebagai Pereda Autisme

Meski memiliki segudang manfaat, tak banyak yang mengetahui manfaat bawang dayak yang satu ini. Bawang dayak bermanfaat sebagai pereda autisme. Hal tersebut telah dibuktikan oleh kisah yang Chusnur Ismiati yang mengobati Rahardika.

Rahardika diketahui mengidap autisme pada saat ia berumur 2 tahun. Awalnya, Dika hanya mengalami gangguan pendengaran sehingga dibawalah oleh Chusnur ke dokter spesialis bagian telinga, hidung, dan tenggorokan (THT) di salah satu rumah sakit di Surabaya. Namun, dugaan bahwa Dika mengalami gangguan pendengaran ternyata salah. Dokter menyatakan pendengaran Dika normal, sehingga menyarankan Chusnur menemui psikolog.

Chusnur pun menemui psikolog dan menceritakan keseharian Dika, dan psikolog menyimpulkan bahwa Dika mengalami autisme. Autisme merupakan gangguan pada anak, bukan suatu penyakit. Pada umumnya, anak yang memiliki kelemahan genetis lebih rentan menyandang autisme. Contohnya adalah ketidakmampuan tubuh mendetoksifikasi racun maupun alergi tinggi terhadap suatu makanan.

Kebimbangan menghadapi gangguan yang dialami Dika, terjawab saat Chusnur mengetahui khasiat bawang dayak dari seorang kerabat yang pernah mengalami tumor kelenjar hipofisis. Bawang dayak yang sangat membant pemulihan kerabatnya, akhirnya ikut dimanfaatkan Chusnur untuk Dika. Upaya itu membuahkan hasil yang melegakan karena perlahan Dika membaik.

Khasiat bawang dayak membantu redakan autisme diduga karena tanaman tersebut mengandung senyawa aktif yang berperan sebagai antialergi. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa alergi memperberat autisme, dibasmi bawang dayak yang berperan sebagai antialergi. Sehingga perlahan gangguan autisme pun menurun, dan Dika dapat lebih berkonsentrasi.

Dalam kesehariannya, Dika masih mengkonsumsi kapsul bawang dayak. Meski dengan dosis yang lebih rendah yaitu 1 kapsul 3 kali sehari, kondisi Dika masih terus membaik. Hal tersebut juga perlu didukung dengan dukungan dan perhatian orang tua, agar pemulihan gangguan autisme pada anak tercapai.

Kasus autisme di Indonesia dan dunia sendiri terus meningkat setiap tahun. Berdasarkan laporan dari Pusat Kontrol dan Penanggulangan Penyaki (CDC) tertanggal 29 Maret 2012 bahwa satu dari setiap 88 anak di Amerika Serikat terdeteksi mengalami autism spectrum disorder (ASD).

Incoming search terms:

  • khasiat bawang dayak
  • hasiat bawang dayak

Check Also

Bawang Dayak Obat Prostat Alami yang Sudah Terbukti

Bawang Dayak Obat Prostat Alami | Bagi kaum pria, salah satu penyakit yang paling ditakutkan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.