mobile coupons amazon offers today

offers shopclues coupon today

coupons flipkart mobile offer

coupons myntra sale

Home / Artikel / Ciri Bawang Dayak Sebagai Tanaman Herbal

Ciri Bawang Dayak Sebagai Tanaman Herbal

Ciri Bawang Dayak Sebagai Tanaman Herbal | Menderita suatu penyakit kronis menjadi suatu cobaan tersendiri terutama saat menjalani pengobatannya. Beberapa orang memilih untuk mengambil jalan medis, namun ada beberapa orang lain yang berharap pada khasiat tanaman herbal. Kedua pilihan tersebut tidak ada yang salah, karena usaha untuk mendapatkan kesembuhan adalah yang paling utama. Dari sekian banyak jenis tanaman herbal di Indonesia, bawang dayak dapat dikatakan menjadi salah satu tanaman yang paling dicari.

Ciri bawang dayak

Tanaman herbal satu ini berkhasiat sebagai antikanker payudara, mencegah penyakit jantung, immunostimulant, antinflamasi, antitumor serta anti bleeding agent (Saptowalyono 2007). Dari berbagai penelitian, didapatkan hasil bahwa umbi bawang dayak mengandung senyawa naphtoquinonens dan turunannya seperti elecanacine, eleutherine, eleutherol, eleuthernone (Hara et al 1997). Naphtoquinones dikenal sebagai antimikroba, antifungal, antivirial dan antiparasitik. Selain itu, naphtoquinones memiliki bioaktivitas sebagai antikanker dan antioksidan yang biasanya terdapat di dalam sel vakuola dalam bentuk glikosida (Babula et al. 2005).

Ciri Bawang Dayak di Indonesia

Bawang dayak atau yang biasa disebut juga bawang mekah pada dasarnya tidak memiliki perbedaan bentuk yang signifikan dengan bawang merah. Untuk membedakannya dari bawang merah, ciri bawang dayak yang spesifik adalah umbinya yang berwarna merah menyala dengan permukaan yang sangat licin, bunganya berwarna putih, letak daun berpasangan dengan komposisi daun bersirip ganda. Tepi daunnya licin, dengan tipe pertulangan daunnya sejajar, sehingga bentuknya seperti pita bergaris. Selain digunakan sebagai tanaman obat, tanaman ini juga bisa digunakan sebagai tanaman hias karena memiliki bunga yang berwarna putih (Galingging 2007).

Cara lain mengetahui tanaman ini adalah ciri bawang dayak yang memiliki bagian bawah yang berbentuk rumpun, sehingga tanaman ini termasuk tanaman perdu. Dengan tinggi sekitar 20 cm, umbi sudah dapat dipanen dalam kurun waktu sekitar 6 bulan.

Mengenai cara menanamnya, bawang dayak banyak ditanam di Kalimantan Barat Bawang Dayak dengan pH tanah 6-7 pada ketinggian 1-200 M dpl. Biasanya bawang dayak juga tumbuh di pegunungan pada ketinggian 600-2.000 m dpl.

Untuk mendapatkan kualitas bawang yang baik, bawang perlu ditanam di tanah subur dengan struktur remah, memiliki kandungan bahan organik tinggi, serta dengan jarak tanam15 x 20 cm. Jika pertanaman luas dilakukan di lahan gambut, didukung dengan produksi yang cukup baik, bawang dayak bisa dapat dipanen mencapai 5 ton per Hektar. Bawang dayak sudah dapat dipanen dengan tanda tanaman sudah mengeluarkan bunga.

Ciri Bawang Dayak dan Khasiatnya

Meski mendapat sebutan bawang, pada dasarnya bawang dayak tak memiliki hubungan dengan bawang merah atau bawang putih. Hal ini dikarenakan bawang merah dan bawang putih merupakan anggota famili Liliaceae, sedangkan bawang dayak merupakan anggota famili Iridaceae. Selain disebut bawang dayak, tanaman berkhasiat ini juga kerap disebut sebagai bawang berlian, bawang sabrang, atau bawang kapal.

Tanaman herbal ini sungguh memiliki banyak khasiat, sehingga manfaatnya sudah tak diragukan lagi dalam mengatasi berbagai penyakit. Beberapa herbalis seperti Wahyu Suprapto (Batu, Jawa Timur), dr Prapti Utami (Tangerang Selatan, Banten), hingga Valentina Indrajati (Bogor, Jawa Barat) telah meresepkan bawang dayak sejak 7-10 tahun lalu. Mereka meresepkan bawang dayak untuk beragam penyakit seperti kolesterol, hipertensi, stroke, dan kanker.

Sebelum ramai diresepkan para pakar profesional, masyarakat lokal Kalimantan telah memanfaatkan tanaman herbal ini dalam mengobati berbagai macam penyakit. Khasiat bawang dayak semakin dikenal pada saat beberapa orang yang telah divonis menderita kanker payudara memilih pengobatan menggunakan bawang dayak.

Pilihan memanfaatkan khasiat bawang dayak tak lain adalah karena cukup tingginya biaya operasi hingga kebutuhan kemoterapi. Di sisi lain, alasan tidak ingin payudaranya diangkat juga menjadikan pengobatan herbal sebagai pilihan. Tak sedikit penderita kanker payudara yang telah sembuh dari penyakitnya setelah mengonsumsi bawang dayak selama kira-kira 3 bulan berturut-turut.

Khasiat bawang dayak tak lain adalah karena adanya zat-zat yang dikandungnya. Berdasarkan penelitian ilmiah, bawang dayak ternyata mengandung senyawa fitokimia bermanfaat. Ada pun senyawa fitokimia di dalam bawang dayak yaitu alkaloid, flavonoid, glikosida, fenolik, steroid dan tanin. Senyawa-senyawa tersebut sangat potensial untuk dapat dikembangkan menjadi tanaman obat modern.

Selain kanker payudara, bawang dayak juga dapat mengobati berbagai penyakit seperti hipertensi, kolesterol, kanker usus, diabetes mellitus, hingga mencegah stroke. Bawang dayak sebagai obat diabetes tak lain adalah karena adanya alkaloid. Alkaloid sendiri merupakan zat yang mengandung nitrogen, serta memiliki aktivitas hipoglikemik atau menurunkan glukosa darah.

Selain itu, alkaloid bisa berfungsi sebagai antimikroba. Tak hanya alkaloid yang bersifat hipoglikemik, flavonoid, glikosida, dan saponin juga berfungsi sama. Tak hanya sampai di situ, senyawa tanin juga dapat digunakan sebagai obat sakit perut. Namun sangat disayangkan, hingga saat ini penelitian mengenai khasiat bawang dayak masih sangat kurang, sehingga khasiatnya secara holistik belum banyak diketahui.

Ciri Bawang Dayak dan Penggunaannya

Setelah mengetahui ciri bawang dayak dan khasiatnya, tentu kini Anda ingin tahu bagaimana cara menggunakannya. Ada anggapan dari beberapa sebagian orang bahwa bawang dayak asal Kalimantan lebih berkhasiat. Padahal, tidak demikian, karena para pakar atau herbalis memperoleh bawang dayak dari para pekebun di berbagai daerah. Ada pun daerah yang menghasilkan bawang dayak antara lain di Bogor, Yogyakarta, Lampung, dan Pontianak.

ciri bawang dayakAnda tak perlu lagi meragukan keamanan mengkonsumsi tanaman herbal satu ini. Penguji dari Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung, Armiin Stefani menguji toksisitas akut ekstrak bawang dayak terhadap mencit. Didapatkan hasil bahwa toksisitas menunjukkan nilai LD50-dosis yang menyebabkan 50% kematian hewan uji – bawang dayak di atas 3,6 g per kg bobot tubuh. Artinya, jika pasien berbobot tubuh 60 kg lalu mengkonsumsi 216 gram ekstrak bawang dayak per hari masih terbilang aman. Dapat dikatakan, konsumsi bawang dayak terbukti mujarab mengatasi beragam penyakit.

Untuk penggunaannya, umbi bawang dayak dapat digunakan dalam bentuk segar, simplisia, manisan atau pun bubuk (powder). Bentuk segar dapat dilakukan dengan cara mengiris tipis bawang dayak, lalu dikonsumsi bersamaan dengan makanan lain seperti buah-buahan yang manis. Hal tersebut dilakukan untuk meminimalisir rasa pahit yang kuat.

Sementara itu, bentuk simplisia adalah pengolahan bahan dengan cara pengeringan yang dipergunakan sebagai obat. Selama proses pengeringan simplisia, kadar air dan reaksi-reaksi zat aktif dalam bahan akan berkurang. Proses pengeringan pada pembuatan simplisia harus dilakukan dengan cepat. Meski demikian, dianjurkan pengeringan dilakukan pada suhu yang tidak terlalu tinggi. Hal ini disebabkan, penggunaan suhu yang terlalu tinggi akan mengakibatkan perubahan kimia pada kandungan senyawa aktifnya. Pada umumnya, suhu pengeringan adalah antara 40 – 600C dan hasil yang baik dari proses pengeringan adalah simplisia yang mengandung kadar air 10% (Sembiring 2007).

Terima kasih sudah membaca artikel Ciri Bawang Dayak sebagai Tanaman Herbal, semoga semakin banyak orang yang merasakan khasiatnya.

Incoming search terms:

  • bunga bawang dayak
  • tanaman bawang dayak bunga nya berwarna apa
  • tanaman bawang dayak
  • perbedaan kualitas bawang dayak asli kalimantan
  • pada suhu berapakah tanaman bawang dayak hidup ?
  • kurun waktu minum bawang kalimantan untuk menyembuhkan
  • kriteria parameter pengamatan bawang dayak
  • jenis-jenis bawang dayak
  • gambar bunga bawang dayak
  • Cirikciri tanama bawang dayak yang telah bisa di panen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.