mobile coupons amazon offers today

offers shopclues coupon today

coupons flipkart mobile offer

coupons myntra sale

Home / Khasiat Bawang Dayak / Diabetes Melitus / Bawang Dayak Untuk Diabetes, Ini Keistimewaannya

Bawang Dayak Untuk Diabetes, Ini Keistimewaannya

bawang dayak untuk diabetesBawang Dayak Untuk Diabetes, Ini Keistimewaannya | Jika Anda sering mengalami beberapa gejala ini, maka Anda patut waspada. Gejala seperti sering merasa haus, sering buang air kecil di malam hari, rasa lapar yang eksptrim, sering kelelahan, berkurangnya massa otot, turunnya berat badan tanpa sebab yang jelas, pandangan yang kabur hingga memiliki luka yang lama sembuh. Pasalnya, gejala tersebut merupakan gejala diabetes tipe 1 dan tipe 2.

Hal yang patut menjadi sorotan adalah tingginya penderita diabetes melitus di Indonesia, sehingga negara ini termasuk dalam 10 negara terbesar penderita diabetes. Diperkirakan terdapat sekitar 8,5 juta orang yang menderita diabetes mellitus dengan rentang usia 20-79 tahun pada tahun 2013 (dikutip dari Federasi Diabetes Internasional).

Diabetes sendiri merupakan penyakit kronis (jangka panjang) yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah (glukosa). Di sisi lain, glukosa menjadi kebutuhan kesehatan diri kita karena merupakan sumber energi utama bagi otak maupun sel-sel yang membentuk otot serta jaringan pada tubuh. Meski demikian, jika tubuh berlebihan memiliki glukosa, tentunya dapat berakibat fatal.

Khasiat Bawang Dayak untuk Diabetes

Pada dasarnya, diabetes memiliki dua jenis utama yakni diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2. Perbedaannya terletak pada cepatnya perkembangan penyakit. Pada diabetes 1, penyakit dapat berkembang dengan sangat cepat hanya dalam beberapa minggu. Sedangkan pada diabetes 2, banyak penderita yang tidak menyadari bahwa mereka telah menderita diabetes selama bertahun-tahun. Hal tersebut dikarenakan tidak munculnya gejala yang spesifik sehingga tidak memunculkan kecurigaan.

Penyakit mematikan ini memang telah terkenal sulit disembuhkan. Meski demikian, telah ditemukan tanaman herbal yang dapat menyembuhkan, yakni bawang dayak. Hal ini dikarenakan bawang dayak mampu menurunkan tingginya kadar gula dalam tubuh. Terbukti dari banyak penelitian ilmiah menghasilkan fakta bawang dayak memang manjur menurunkan kadar gula darah.

Penguji dari Jurusan Kimia Universitas Mulawarman, Chairul Saleh menguji pada mencit jantan efek hipoglikemik yang diberi larutan ekstrak bawang dayak dengan dosis masing-masing 25 mg, 50 mg, dan 75 mg per kg bobot tubuh mencit. Penelitian menghasilkan kesimpulan bahwa pemberian ekstrak bawang dayak pada berbagai dosis berefek menurunkan kadar gula darah mencit.

Berdasarkan uji fitokimia pula, Chaerul Saleh menduga beberapa senyawa yang berperan menurunkan kadar gula darah. Adapun senyawa tersebut antara lain metabolit sekunder berupa flavonoid, triterpenoid, dan fenolik

Kandungan Bawang Dayak untuk Diabetes

Pada dasarnya, bawang dayak tidak memiliki perbedaan warna dari bawang merah. Ternyata, senyawa yang memberikan warna merah pada bawang dayak itulah yang bermanfaat.

Berdasarkan penuturan Dr Sukrasno MS, farmakolog dari Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung, bawang dayak memiliki banyak kandungan antosianin. Antosianin sendiri merupakan senyawa pewarna alami yang memberi warna merah pada umbi. Antosianin ini berperan sebagai antioksidan yang menetralkan radikal bebas. “Di antara senyawa-senyawa aktif itu, kemungkinan eleutherine dan antosianin yang paling banyak berperan,” ujar Sukrasno.

Di sisi lain, guru besar emiritus Fakultas Farmasi Universitas Padjajaran, Prof Dr Sidik Apt menuturkan senyawa aktif dalam bawang berlian adalah alisin. “Senyawa itu dapat menurunkan tekanan darah dan menurunkan kekentalan darah,” ujar Sidik. Sehingga dapat dikatakan bawang dayak memiliki banyak kandungan yang sangat bermanfaat bagi pengobatan.

Testimoni Bawang Dayak untuk Diabetes

Cerita mengenai khasiat bawang dayak untuk diabetes sudah cukup meluas. Dikutip dari majalah Trubus, Sudarmadji (53 tahun) mengalami keanehan pada wajahnya ketika bangun di suatu pagi. Gerahamnya menjadi bergeser ke kanan, yang tak lain adalah tanda-tanda umum penderita stroke. Saat pulang dari pemeriksaan, dia membawa resep dokter berupa obat penurun kadar gula darah dan antibiotik. Ia mengkonsumsi kedua obat itu 3 kali sehari masing-masing 1 tablet. Meski demikian, satu minggu setelah mengkonsumsi obat, kadar gula darah Sudarmadji masih tinggi.

Hingga akhirnya, Salmani, seorang kerabatnya menyarankan supaya Sudarmadji mencoba mengkonsumsi umbi bawang dayak Eleutherine americana. Sudarmadji pun menuruti saran kerabatnya, sehingga ia tak lagi menebus resep yang diberikan dokter. Sudarmadji beralih mengkonsumsi 2 kapsul bawang dayak 3 kali sehari.

Khasiat bawang dayak untuk diabetes langsung terasa setelah 1,5 bulan Sudarmadji mengonsumsi. Perubahan tersebut tampak pada kondisi mulut Sudarmadji yang berangsur-angsur kembali normal. Tak hanya itu, kadar gula darahnya pun turun signifikan menjadi 150 mg/dl.

Kepopuleran bawang dayak sebagai obat herbal semakin meluas setiap waktunya. Hal tersebut semakin didukung dengan bukti ilmiah dan pengalaman para penderita yang merasakan langsung khasiat bawang dayak untuk diabetes.Kepopuleran tampak pada meningkatnya jumlah permintaan bawang dayak yang mengalir kepada para produsen.

Misalnya saja Ali Rahman yang menanam bawang dayak di Petir, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Ali mampu menjual 50 kg umbi per bulan. Padahal, sebelumnya Ali hanya dapat menjual 10-20 kg bawang dayak per bulan. Tak hanya itu, Ali juga memperluas areal tanam dari semula hanya 400 m2, kini menjadi 1.000 m2.

bawang dayak untuk diabetesPengolahan Bawang Dayak untuk Diabetes

Untuk pengolahan umbi bawang dayak untuk diabetes terdapat beberapa cara. Misalnya saja herbalis Valentina Indrajati dari Bogor. Valentina mencampur 15 g serbuk bawang berlian kering dengan 15 g daun kumiskucing, 10 g daun tapakdara, 10 g daun dandanggendis, dan 10 g brotowali.

“Saya tidak pernah meresepkan herbal dalam bentuk tunggal, pasti dalam bentuk ramuan agar bekerja lebih optimal,” ujar Valentina.

Salah satu cara mengkonsumsinya adalah dengan merebus. Caranya sangat mudah, hanya dengan merebus seluruh bahan dalam 5 gelas air hingga tersisa setengahnya. Setelah dingin, minum air rebusan 3 kali sehari masing-masing 1 gelas. Dengan takaran tersebut, rebusan bawang dayak akan berperan sebagai penurun kadar gula darah.

Selain bawang dayak, bahan dalam ramuan yang dijelaskan Valentina pun memiliki manfaat masing-masing. Misalnya saja kumis kucing yang memiliki peran sebagai antihipertensi. Hal ini dikarenakan penyakit tekanan darah tinggi biasanya kerap menyertai diabetes. Di sisi lain, dandanggendis berperan mencegah peradangan atau antiinflamasi. Untuk meredakan rasa nyeri jika terjadi peradangan yang mungkin dialami pasien diabetes diatasi dengan brotowali.

Ada cara lain selain menjadi rebusan, yakni dibentuk menjadi bubuk. Beberapa herbalis menganjurkan menjadi bubuk karena dengan dibentuk menjadi serbuk, senyawa masih menyerupai aslinya, tidak terjadi degradasi.

Pengolahan membuat serbuk pun terbilang mudah. Awali dengan mencuci umbi bawang dayak segar. Lalu iris bawang dayak tipis sekitar 3 mm, Hal ini dilanjutkan dengan proses pengeringan. Proses pengeringan bisa menggunakan oven dengan suhu maksimal 400 C hingga kadar air kurang dari 10%. Selain oven, Anda juga dapat mengeringkan dengan cara mengangin-anginkan irisan bawang dayak sehingga tidak terkena sinar matahari langsung.

Bagaimana pun cara pengolahannya, yang terpenting dari pengobatan herbal adalah ketekunan meminum obat sehingga khasiat dari tanaman bisa segera dirasakan. Selain itu, niat untuk mengubah kebiasaan gaya hidup yang memperburuk penyakit harus segera mungkin dihilangkan.

Demikian artikel singkat mengenai khasiat bawang dayak untuk diabetes. Semoga bisa menjadi inspirasi bagi para pembaca yang sedang mencari alternatif dalam pengobatan diabetes melitus.

Check Also

Bawang Dayak Obat Prostat Alami yang Sudah Terbukti

Bawang Dayak Obat Prostat Alami | Bagi kaum pria, salah satu penyakit yang paling ditakutkan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.